Acquisition Outcomes of Indonesian Firms in the Post-Pandemic Period: An Empirical Study of IDX-Listed Companies
Abstract
Penelitian ini mengkaji dampak akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pemulihan pasca-pandemi. Penelitian ini secara khusus menganalisis apakah akuisisi menghasilkan perbaikan signifikan pada rasio keuangan utama, seperti likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan valuasi pasar. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan, dengan fokus pada data sekunder dari 16 perusahaan yang melakukan akuisisi pada tahun 2021. Kinerja keuangan diukur menggunakan tujuh rasio keuangan utama: current ratio (CR), debt to equity ratio (DER), debt to assets ratio (DAR), return on equity (ROE), return on assets (ROA), total assets turnover (TATO), dan earnings per share (EPS). Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data yang tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi tidak memberikan dampak signifikan pada sebagian besar rasio keuangan, kecuali total assets turnover (TATO), yang menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik setelah akuisisi. Rasio lainnya, termasuk CR, DER, DAR, ROE, ROA, dan EPS, tidak menunjukkan perubahan signifikan, yang mengindikasikan bahwa akuisisi tidak memberikan keuntungan finansial yang substansial dalam jangka pendek. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai akuisisi korporasi dengan fokus pada pasar Indonesia, menunjukkan bahwa meskipun akuisisi dapat meningkatkan efisiensi operasional, hal tersebut belum tentu langsung diterjemahkan menjadi perbaikan kinerja keuangan. Temuan ini penting bagi praktisi dan investor dalam menilai hasil jangka pendek dari strategi akuisisi.